Lulusan Teknik Fisika memiliki prospek kerja yang luas diberbagai bidang. Temukan inspirasi dan kisah menarik dari para alumni, yakni Beliau yang sukses menempuh karir pekerjaan maupun berwirausaha. Kesuksesan tersebut diperoleh dengan bermodalkan ilmu dan pengalaman baik akademik maupun organisasi semasa menempuh pendidikan di Teknik Fisika ITS. Simak pula pendapat beliau tentang perkuliahan Teknik Fisika.

L9

Bapak Eko Setiadi

Strategic Planning & Portfolio, Oil & Gas Engineer
Menurut saya, pengalaman kuliah dan non-kuliah sangat diperlukan. Pengalaman kuliah seperti dasar-dasar fisika, kimia dan matematika, mutlak dimiliki engineer, khususnya dalam industry perminyakan dan petrokimia, sebagai basic knowledge untuk berkiprah. Sedangkan pengalaman non kuliah adalah keterampilan komunikasi, adaptasi dan teamwork sebagai aktivis mahasiswa, amat berperan dalam bekerja, terutama ketika memimpin proyek yang complicated, dan melibatkan banyak pihak.
l12

Mahendra Ega Higuitta (F43)

Founder – Chief Development Officer SEGO NJAMOER
Tantangan profesi saya sebagai pelaku usaha di bidang makanan olahan jamur sekaligus seorang alumni mahasiswa teknik fisika, adalah ketika mendapati ternyata pada industri bisnis hilir (budidaya jamur), para petani kerap mengalami permasalahan teknis yang sebenarnya bisa diberikan solusi dengan sentuhan rekayasa teknologi. Pengalaman berharga yang menunjang karir saya saat ini adalah pengalaman mengerjakan tugas akhir dan pengalaman mengurus organisasi himpunan dan BEM.  Pengalaman kuliah dan non-kuliah ini sangat bermanfaat dalam mengelola pekerjaan yang sedang saya tekuni.
l10

Bapak Ganesha R. Darmawan

Teknik Fisika ITS, LJ’98 Sr. Drilling Operation Engineer – PT. Pertamina EP
Perkuliahan Teknik Fisika di ITS membuka pandangan saya tentang hubungan mahasiswa dan dosen yang sangat terbuka, dan saling mendukung. Situasi perkuliahan memberikan banyak pengaruh dalam hal disiplin waktu dan memprovokasi mahasiswa untuk mengerti, memahami lebih dalam dengan belajar sendiri. Pengalaman yang berkesan selama kuliah adalah kuliah mekanika fluida. Kuliah yang sangat sulit untuk dipahami, namun ternyata itu merupakan dasar dari semua bidang teknik. Pengalaman kuliah memberikan dasar pengetahuan yang kuat untuk dapat beradaptasi pada lingkungan kerja. Pengembangan diri dalam kegiatan non kuliah juga diperlukan untuk membuka pemikiran mahasiswa dalam bidang usaha agar dapat membuka lapangan pekerjaan, dan membangun jaringan.
l7

Bapak Dhany Arifianto

Dosen Teknik Fisika ITS
Saya memiliki kecintaan yang luar biasa pada bidang matematika dan fisika, juga di bidang pemrograman computer sehingga saya memiliki tujuan untuk masuk jurusan yang berbasis numerical. Saya memandang Teknik Fisika adalah tujuan yang sesuai dengan saya, yang ingin mempelajari fisika secara mengglobal. Dari segi ilmu, saya melihat jurusan teknik lain hanya mempelajari hal yang spesifik, dan ilmu fisika yang lain tidak dipelajari.
l5

Bapak Chayun Budiono (F6)

Direktur PT. Gerbang Multindo Nusantara (1994 – sekarang)
Saya merasa bersyukur bahwa ternyata saya cocok di Jurusan Fisika Teknik, dimana saya dapat menekuni bidang Energi Terbarukan (ET) dan yang belakangan menjadi bidang saya tekuni sebagai bidang profesi saya. Saya sangat menikmati masa-masa kuliah dan banyak kesan-kesan yang tidak bisa saya lupakan baik yang bersifat kehidupan sosial maupun perkuliahan.
l11

Bapak Judi Achmadi (F20)

President Director, PT. Telkomsigma (2012 – Present)
Banyak sekali pengalaman yg berkesan semasa kuliah , baik suka maupun duka. Pengalaman organisasi di tempat kuliah sangat bermanfaat dalam karir saya karena pada intinya suatu saat setiap leader akan dihadapkan dengan masalah People Management. Dalam pengembangan pendidikan Teknik Fisika ini, saya menyarankan agar lebih diperbanyak lagi pelatihan-pelatihan Soft Skill dan penguatan di mata kuliah analisis dan pemodelan karena ini akan menggiring kita utk bekerja dengan cara yang sistematis sehingga hasilnya akan maksimal. Beberapa saran lain adalah penguatan bidang instrumentasi (teknik kontrol) yang ditopang dengan penggunaan sistem komputer yang kuat.
L1

Bapak Agus Hartanto (F33)

VP-Head of Corporate Banking – PT. Bank Maybank Syariah Indonesia
Barangkali (pekerjaan) ini tidak nyambung ya dengan jurusan saya sewaktu kuliah dan bahkan dulu ingin menjadi ahli radar. Tetapi ini adalah sebuah proses perjalanan hidup dan satu hal yang saya dapatkan dari kuliah di Teknik Fisika, berpikir secara sistim. Semua proses ada bagiannya yang membentuk satu kesatuan. Pengetahuan saya dibidang teknik khususnya 5 bidang studi yang diajarkan di Teknik Fisika, membantu saya mencairkan dan mengakrabkan suasana ketika sedang berdiskusi dengan pemilik proyek, konsultan pengawas, Investor asing, maupun di Komite Pembiayaan kantor saya. Karena saya tahu tentang hal teknis yang dibicarakan dalam bisnis tersebut dan mitigasi risikonya.
l2

Ibu Apriani Kusumawardhani

Dosen Teknik Fisika ITS
Pendidikan Teknik Fisika pada dasarnya tidak menghasilkan lulusan yang siap pakai namun kurikulum dibuat sedemikian rupa sehingga lulusan memiliki kemampuan beradaptasi diberbagai bidang. Jadi sebenarnya yang dibangun adalah konsep berpikir dalam menyelesaikan permasalahan teknik di masyarakat. Dengan demikian pengalaman kuliah di Teknik Fisika bermanfaat dan menunjang karier saya.
l3

Bapak Bambang Setiobroto (F10)

Direktur SDM dan Umum PT Petrokimia Gresik (2004 – 2010)
Banyak hal-hal dan pengalaman baru yang saya peroleh saat ikut serta dalam penanganan pembangunan proyek pabrik amoniak & urea, mulai dari set up proyek, negosiasi dengan kontraktor untuk pembangunan pabrik amoniak & urea, negosiasi dengan World Bank untuk memperoleh dana pinjaman.
l6

Dedy Septiadi (F40)

Researcher – Doctor of Philosophy (PhD) bidang physical chemistry, Institut de Science et d’Ingé-nierie Supramoléculaires, Université de Strasbourg, Perancis (Oktober 2012 – Oktober 2015)
Kuliah di tahun 2005-2010 sangat nyaman. Saya banyak mendapatkan dasar-dasar (ilmu) penting selama perkuliahan yang nantinya menunjang karir saya di bidang riset. Tahun 2010 saya mendapat beasiswa Erasmus Mundus untuk menempuh pendidikan tinggi (master) di Eropa. Tahun 2015, saya memenangkan Prix Mahar Schützenberger untuk thesis S3 terbaik di Perancis. Saya berkeinginan untuk  mengaplikasikan hasil penemuan di laboratorium di dunia nyata (kesehatan). Saya berharap bakal banyak alumni nantinya yang terjun ke dunia riset, selain ke dunia industri tentunya.
l4

Bapak Bowo Setianto

Kehidupan ini bagaikan matriks semakin lama semakin banyak ordenya, yang memiliki dasar keilmuan yang kuat dan berfikir secara simultan dari multi disiplinlah yang dapat menyederhanakan orde. Sebagai mother of Engineering, teknik fisikalah menjadi pilihan yang pas untuk menatap tantangan kedepan. Dengan latar belakang seperti itu saya menganggap dengan saya memilih  teknik Fisika adalah pilihan yang tepat.