Capaian pembelajaran lulusan sarjana yang diharapkan dari Prodi S1 Teknik Fisika telah diformulasikan berdasarkan kombinasi dari Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN DIKTI No. 44 2015), dan profil kerja lulusan program sarjana teknik fisika. Kompetensi lulusan sarjana diharapkan telah mencerminkan kebutuhan profesional di bidang teknik fisika dan manajemen yang diperlukan oleh pemangku kepentingan (stakeholders).

Kurikulum PSTF saat ini (2014-2019) telah dikembangkan untuk berbasis capaian pembelajaran yang dibutuhkan dalam KKNI. Adapun capaian pembelajaran dari Program Studi S1 Teknik Fisika (PSTF) dikategorikan dalam tiga hal berikut:

Kemampuran Bidang Kerja: mampu menganalisis permasalahan teknik berbasis ilmu Teknik Fisika (Instrumentasi, Energi dan Pengkondisian Lingkungan, Material, Vibrasi dan Akustik, dan Fotonika) dan mampu berperan aktif dalam menyelesaikan permasalahan di Industri.

Pengetahuan yang dikuasai: menguasai dan mampu mengintegrasikan keilmuan Teknik Fisika yang meliputi bidang keahlian: Instrumentasi, Energi dan Pengkondisian Lingkungan, Material, Vibrasi dan Akustik, dan Fotonika, untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kemampuan Managerial: mampu mengambil keputusan tentang permasalahan sistem rekayasa secara tepat, rasional, dan profesional berbasis keilmuan Teknik Fisika dengan mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan sosial budaya.

Secara spesifik, rumusan capaian pembelajaran PSTF adalah sebagai berikut:

CP-1: Mampu menerapkan pengetahuan matematika, fisika, dan kerekayasaan.

CP ini terkait dengan profil seorang sarjana teknik yang mampu mengevaluasi dan menghasilkan solusi berbasis prinsip-prinsip fisika. Dalam hal ini, matematika merupakan bidang ilmu yang berfungsi sebagai metode analitis. Sedangkan fisika dan pengetahuan kerekayasaan memberikan bekal kepada lulusan akan basic science dan basic engineering yang diperlukan, baik sebagai insinyur, asisten peneliti, maupun manager proyek.

CP-2: Mampu merancang dan melaksanakan eksperimen dengan metodologi yang benar serta menganalisis dan menginterpretasi data dengan tepat.

Sebagai seorang ahli rekayasa, lulusan Teknik Fisika diharapkan dapat menghadirkan solusi teknis dari problem kerekayasaan. Untuk itu, kemampuan eksperimen seperti yang tertuang dalam CP-2 sangat dibutuhkan.

CP-3: Mampu merancang sistem, komponen, atau proses dalam bidang teknik fisika untuk memenuhi kebutuhan yang ditetapkan serta batasan operasional yang realistis.

Salah satu profil lulusan Teknik Fisika adalah menghasilkan seorang inovator. Kemampuan merancang / mendesain harus dimiliki seorang inovator dalam rangka menghasilkan karya dalam bidang teknologi saat ini maupun masa datang. Oleh karena itu, CP-3 sangat mendukung pencapaian PPM.

CP-4: Mampu mengidentifikasi, memformulasi, dan menyelesaikan masalah kerekayasaan di bidang teknik fisika.

CP ini terkait dengan PPM yang memiliki fleksibilitas dan keahlian dalam menyelesaikan masalah kerekayasaan khususnya dalam bidang (a) rekayasa instrumentasi, (b) rekayasa energi dan pengkondisian lingkungan, (c) rekayasa bahan, (d) rekayasa akustik dan vibrasi, serta (e) rekayasa fotonika.

CP-5: Mampu menggunakan teknik, keterampilan, dan peralatan kerekayasaan modern yang diperlukan dalam bidang teknik fisika.

CP ini merupakan aspek keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang ahli rekayasa dalam menyediakan solusi teknik berbasis prinsip fisika dalam konteks yang luas.

CP-6: Memiliki pengetahuan tentang isu-isu terkini serta wawasan yang luas yang berkaitan dengan bidang teknik fisika.

CP ini mendukung aspek keterampilan dari PPM Teknik Fisika dalam hal wawasan terhadap perkembangan teknologi terkini terkait keahlian bidang Teknik Fisika.

CP-7: Mampu bekerja sama dalam tim yang interdisiplin dan multidisiplin

Kemampuan bekerja sama sangat dibutuhkan oleh lulusan Teknik Fisika khususnya terkait dengan profil seorang manajer engineering. Selain itu, bidang ilmu teknik fisika yang multi-disiplin mengharuskan lulusannya memiliki keterampilan team work yang baik.

CP-8: Memiliki tanggung jawab dan etika profesional

CP ini bertujuan untuk mendukung PPM dari aspek sikap, yaitu profil individu yang menjunjung tinggi profesionalisme dan etika.

CP-9: Mampu berkomunikasi secara efektif.

Kemampuan berkomunikasi baik secara lisan maupun tulisan sangat dibutuhkan terutama oleh seorang asisten peneliti dan manager engineering.

CP-10: Mampu berpikir kreatif dan belajar sepanjang hayat.

Aspek sikap PPM terkait individu yang mampu menempuh pendidikan lanjut atau meniti karir memerlukan motivasi untuk belajar sepanjang hayat. Hal ini sesuai dengan CP-10

Berikut adalah penjabaran aspek capaian pembelajaran S1 Teknik Fisika berdasarkan KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) di mana jenjang sarjana memiliki kualifikasi Level 6.

ASPEK CAPAIAN BERBASIS

KKNI

S-1 (Level 6)

TEKNIK FISIKA

SIKAP

(cerminan sikap dan tata nilai sebagai warga negara dan bangsa Indonesia)

Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius
Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama,moral, dan etika
Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila
Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa
Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain
Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan
Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara
Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik
Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri
Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan
Memiliki etika dan tanggung jawab profesi
Berintegritas tinggi dengan mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan dan sosial budaya
PENGETAHUAN (tingkat penguasaan, keluasan, dan kedalaman pengetahuan yang menjadi ciri program studi) Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan matematika, fisika dan rekayasa
Menguasai konsep teoritis bidang  instrumentasi, akustik dan fisika bangunan, energi dan pengkondisian lingkungan, bahan, dan fotonika , untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
Mampu memformulasikan permasalahan di industri berdasarkan konsep yang terkait dengan bidang instrumentasi, akustik dan fisika bangunan, energi dan pengkondisian lingkungan, bahan, dan fotonika
Menguasai pengetahuan tentang isu-isu terbaru dan terkini yang berkaitan dengan bidang instrumentasi, akustik dan fisika bangunan, energi dan pengkondisian lingkungan, bahan, dan fotonika
 

KETERAMPILAN UMUM (kemampuan kerja umum dan tanggung jawab menurut tingkat dan jenis Pendidikan tinggi)

Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya
Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur
Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan atau  desain
Menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi
Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data
Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya
Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya
Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri
Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi
 

KETERAMPILAN KHUSUS (kemampuan kerja spesifik terkait bidang keilmuan atau keahlian program studi)

Mampu mengaplikasikan ilmu Teknik Fisika yang merupakan perpaduan (blended) antara kemampuan Fisika dan Matematika yang kuat dengan dasar-dasar rekayasa (a)
Mampu mengkaji suatu sistem fisis untuk mengambil keputusan di dalam bidang ilmu Teknik Fisika
Mampu membuat desain suatu program, proses dan sistem untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri
Mampu merancang dan menjalankan penelitian dengan metodologi yang benar,  khususnya terkait dengan pengembangan bidang Teknik Fisika
Mampu memanfaatkan ilmu Teknik Fisika untuk menyelesaikan permasalahan rekayasa dengan mempertimbangkan dampaknya dalam kontek global dan sosial
Mampu belajar berkelanjutan sepanjang hayat
Mampu berkomunikasi secara efektif
Mampu menggunakan teknik, keterampilan, dan peralatan ilmiah dan teknis modern yang diperlukan untuk praktek professional