Kuliah umum: “Loudspeaker Array and Speech Intelligibility”
 /  Berita / Kuliah umum: “Loudspeaker Array and Speech Intelligibility”
Kuliah umum: “Loudspeaker Array and Speech Intelligibility”

Kuliah umum: "Loudspeaker Array and Speech Intelligibility"

12321216_10206182125535228_8234064328321746788_nRabu, 11 Mei 2016 bertempat di Gedung P-105 Teknik Fisika ITS, alumni S1 dan S2 Teknik Fisika ITS, Irwansyah yang saat ini sedang menempuh program master yang kedua di jurusan Computer Science and Electrical Engineering di Kumamoto University – Japan, berbagi ilmu dan pengalamannya dalam sesi kuliah tamu dengan judul “Loudspeaker Array and Speech Intelligibility”

Topik ini membahas tentang penerapan outdoor loudspeaker dalam konteks Early Warning System di Jepang. Jepang memiliki banyak outdoor loudspeaker yang terpasang di seluruh penjuru Jepang baik di urban area maupun di rural area. Loudspeaker ini umumnya digunakan untuk keperluan Early Warning (peringatan dini) seperti menyiarkan informasi terkait kedatangan Tsunami dimana broadcast dapat dilakukan serentak di seluruh Jepang dengan outdoor loudspeaker yang sudah terkoneksi dengan network. Pengecekan terhadap loudspeaker pun rutin dilakukan yang salah satunya dengan memainkan musik setiap jam 5 sore untuk memastikan bahwa loudspeaker berfungsi dengan baik.

Tsunami yang terjadi di Jepang sekitar 5 tahun lalu menelan korban sekitar 20.000 jiwa menjadi sebuah permasalahan bagi para peneliti kenapa banyak sekali korban jiwa saat itu. Berbagai survey telah dilakukan terhadap lebih dari 1000 pengungsi baik yang bersifat interview langsung ataupun berupa kuisioner. Salah satu hasil survey ditemukan bahwa hampir semua loudspeaker berfungsi dengan baik sebelum Tsunami tiba dan 45% dari pengungsi menerima pengumuman evakuasi dari loudspeaker, namun banyak pengungsi mengeluh bahwa mereka tidak dapat mendengar pengumuman tersebut dengan jelas karena terlalu banyak echo atau karena adanya overlap dari loudspeaker lain. Pembicara dan teman-teman di lab Prof. Yoshifumi Chisaki mengkaji permasalahan ini. Beberapa solusi yang ditawarkan adalah (1) dengan mendeteksi echo sebagai bentuk penilaian terhadap kondisi loudspeaker di outdoor dan (2) dengan mengatur emisi suara dari loudspeaker untuk mengurangi sound overlap. Lebih lengkap terkait solusi tersebut dapat dilihat di link

(1) https://www.jstage.jst.go.jp/article/ast/37/1/37_E1533/_article dan

(2) https://www.jstage.jst.go.jp/article/ast/37/2/37_E1565/_article

Selain berbagi ilmu tentang akustik, Irwansyah yang merupakan penerima student award dari Acoustical Society of Japan baru-baru ini,  juga berbagi pengalaman dan informasi terkait bagaimana beasiswa Monbukagakusho (MEXT) di Kumamoto University. Salah satu info yang cukup bermanfaat adalah Kumamoto University menyediakan beasiswa MEXT spesial alokasi khusus untuk pemohon dari Indonesia dan Myanmar yang berminat menjadi mahasiswa di Jurusan Computer Science and Electrical Engineering, lebih lengkapnya dapat dilihat di link berikut ini http://www.gsst.kumamoto-u.ac.jp/en/admissions/

Leave a comment

ALAMAT

Gedung E
Jurusan Teknik Fisika
Fakultas Teknologi Industri (FTI)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Surabaya 60111
Jawa Timur
Indonesia