Bapak Mas’ud Khamid
 /  50 Tahun JTF / Bapak Mas’ud Khamid

Bapak Mas’ud Khamid

Screen Shot 2016-05-04 at 9.11.31 AMPada saat kuliah, saya sangat ingin menjadi engineer yang handal. Karena, setiap kali berangkat ke kampus dari Gresik, saya melibat cerobong-cerobong pabrik di sepanjang jalan di Gresik. Saya termotivasi, kapan saya bisa mengelola cerobong-cerobong itu? Ternyata waktu saya lulus dari Teknik Fisika ITS, saya ditakdirkan bekerja di perusahaan telekomunikasi. Maka dengan komitmen dan kerja keras, saya berusaha memenuhi apa yang diembankan pada diri saya. Saat ini, saya mengelola lebih dari 140 juta pelanggan, yang tidak saya bayangkan sebelumnya. Karena saya teringat dahulu, saya hanya pernah mengelola ribuan ikan tambak milik Bapak saya. Maka yang ada dibenak saya, unit bisnis yang saya pimpin tidak hanya menjadi the best, tapi lebih dari itu saya bisa melayani 140 juta pelanggan. Hidup itu cuma sekali, maka karena itulah kita harus menjadi yang terbaik dan bisa memberikan kontribusi.” (Bapak Mas’ud Khamid pada program titik nol radio Suara Surabaya)

Saya memilih jurusan Teknik Fisika sesuai dengan background selama di SMA. Saya sangat hobby otak-atik rangkain elektronik dan membuat peralatan sederhana yang belakangan saya kenal dengan sistem instrumentasi. Saya sangat menikmati proses perkuliahan, sesuai jamannya dan diujung kuliah kami diajarkan teknik semikonduktor, optoelektronik dan teknik laser yang belakangan populer dengan teknologi broadband run over fiber optic. Semua pengalaman selama kuliah sangat berkesan bagi saya. Pengalaman di kelas, di luar kelas dan di tempat kos. Suasana di ITS terbuka, tidak ada kasta, sehingga membuat hubungan pertemanan menjadi mudah dan akrab.

Saya memulai karir saya sebagai instrument engineer di PT. Krakatau Steel, kemudian saya meniti karir di PT. Telkom dan PT. Telkomsel. Di bidang telekomunikasi ini, saya memulai karir sebagai access network engineer hingga menjabat sebagai direktur. Prinsip saya adalah bekerja keras, belajar sesuai dengan teknologi yang dibutuhkan di pekerjaan saat itu.  Seiring waktu, saya juga belajar leadership dan manajemen bisnis.

Saya mengikuti berbagai training di luar negeri, disamping untuk pemahaman materi juga bahasa. Pengalaman penting selama bekerja adalah mengelola sumber daya, berkomunikasi dengan banyak pihak baik di internal maupun eksternal dari unit bisnis yang kita kelola. Tantangan dalam bisnis telekomunikasi ini adalah turbulensi industri, teknologi dan kebutuhan pelanggan dimana semua ini bergerak sangat cepat dan kadang-kadang sulit diprediksi.

Saya ingin berbagi resep untuk pengembangan diri kita, yaitu: (1) belajar (sendiri) disiplin ilmu yang sedang berkembang, (2) berkomunikasi dengan siapapun sesuai dengan kebutuhan, dan (3) mencintai pekerjaan/kuliah. Pada kesempatan ini saya juga ingin menyampaikan pesan untuk pengembangan pendidikan Teknik Fisika. Pendidikan Teknik Fisika harus terus mengikuti perkembangan teknologi (konvergen) dengan tetap menjaga kompetensi mahasiswa khususnya dalam bidang mathematic modeling. Bidang ini merupakan dasar dari bagaimana memformulasikan multi variabel menjadi formula yang lebih sederhana. Ini sangat penting sebagai  landasan membangun logika untuk mengambil keputusan (bisnis).

Mas’ud Khamid (F19)

Lulus Teknik Fisika ITS (November 1989)

PT. KRAKATAU STEEL Cilegon

Jan 1990     : Instrument Engineer, SLAB Steel Plant

PT TELKOM

Jan 1991    : Access Network Engineer Telkom Surabaya

2000     : GM Kandatel Jember

2000-2004 : GM Corporate Customer Jatim

2004-2006 : Deputy EGM Jabar

2006-2007 : Deputy EGM Jateng DIY

2007-2008 : EGM Divre V Jatim

2008-2010 : EGM Divre II Jakarta

2010-2011 : EGM WEST AREA (Jakarta-Jabar-Sumatera)

2011-2012 : EGM TELKOM Flexi Indonesia

TELKOMSEL

2012-now  : Director of sales

2013     : Chief of CRM Transformation

2014-now  : Chief of 4G LTE Broadband Project

OTHERS

2012-2014 : Chairman of  Metra Digital Media (TELKOM Group)

2014-now  : Chairman of  Telkom PINS (TELKOM Group)

Leave a comment

ALAMAT

Gedung E
Jurusan Teknik Fisika
Fakultas Teknologi Industri (FTI)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Surabaya 60111
Jawa Timur
Indonesia