Pertama di RI: Siti Sulikhah Mahasiswa TF-ITS Sebagai Presiden SPIE
 /  Berita / Pertama di RI: Siti Sulikhah Mahasiswa TF-ITS Sebagai Presiden SPIE
Pertama di RI: Siti Sulikhah Mahasiswa TF-ITS Sebagai Presiden SPIE

Pertama di RI: Siti Sulikhah Mahasiswa TF-ITS Sebagai Presiden SPIE

Berita

SPIE Optics+Photonics Conference 2014, Asa untuk dapat bergabung dengan organisasi internasional telah saya cantumkan dalam daftar mimpi yang berkelanjutan sekaligus memberikan kesan mendalam bersama dengan puluhan mimpi lainnya untuk dapat diwujudkan. Dreams come true! Bermula saya menjadi member Laboratorium Rekayasa Fotonika satu tahun yang lalu dan mendapat kesempatan dari Dr.rer.nat.Ir. Aulia Nasution, M.Sc (selaku advisor SPIE ITS Student Chapter) untuk menjadi member SPIE (The Society of Photo-Optical Instrumentation Engineers) yakni salah satu organisasi internasional bidang optik-fotonik yang terbesar di dunia. Bersama dengan 11 member dari Laboratorium Rekayasa Fotonika serta Laboratorium Rekayasa Akustik dan Fisika Bangunan lainnya, kami di bawah bimbingan advisor (sekaligus Bapak Muhammad Hatta dan Bapak Muhammad Rodlin Billah) pada Mei 2014 resmi disetujui sebagai chapter baru SPIE yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Berselang satu bulan, koordinator member SPIE (Tasha Chicovski) memberikan penawaran program SPIE Officer Travel Grants untuk turut serta dalam serangkaian acara SPIE Optics+Photonics Conference 2014 di San Diego, USA dan alhamdulilah pada tanggal 14 Juni 2014 pengajuan grants sebesar 2500 USD disetujui oleh SPIE.

Persiapan keberangkatan ke San Diego ini bersamaan dengan jadwal Kerja Praktek saya di LIPI-Serpong, sehingga memerlukan manajemen waktu yang lebih.  Penerbangan pertama pada 14 Agustus 2014 dari Bandara Soekarno-Hatta memerlukan waktu sekitar 22 jam dan 2 kali transit yaitu di Jepang dan San Fransisco selanjutnya menggunakan penerbangan domestik menuju San Diego. Sesampai di sana, Panitia SPIE memberikan akomodasi penginapan di Four Points by Sheraton dan konferensi diselenggarakan di San Diego-Convention Center dan Marina Hills. Sungguh pengalaman yang berharga dapat melihat kehidupan warga San Diego yang amat teratur dan tertib. Taman kota yang indah, transportasi baik modern dan tradisional yang masih terawat, pantai dan pelabuhan yang biru, dan keamanan yang luar biasa. Toleransi antar-agama pun sangat tinggi, mulai dari ketersediaan makanan dan akses untuk beribadah. Hari pertama adalah SPIE Student Chapter Leadership Workshop bersama dengan perwakilan officer lebih dari 50 negara dipimpin oleh Jean-luc Doumont, Pricipae Dalam kesempatan ini saya mendapat salah satu penghargaan sebagai peserta satu-satunya dari Indonesia dengan program chapter yang memiliki prospek dan pengembangan yang signifikan. Diskusi dilakukan untuk membahas permasalahan dalam chapter dan penyelesaiannya dalam acara bertajuk “being a leader” dan “Communicating with other culture”. Grup diskusi dipimpin oleh professional student ( Yi-Hsin Lin dari National Chiao Tung Univ. dan Melanie McLaren dari CSIR) dan hasilnya dipresentasikan dihadapan seluruh peserta. Kegiatan lainnya adalah pertemuan dengan para profesor dan professional member dari SPIE sekaligus perwakilan dari UNESCO dalam pertemuan IYL (International Year of Lights 2015). Agenda selanjutnya adalah seminar bertajuk “Starting and Running Your Company: an Entrepreneurial Case Study of Laser Tissue Fusion” oleh Michael Larson dari Univ. clash royale of Colorado & Tissue Fusion, LLC. Bahasan dalam pertemuan ini adalah mengenai hak paten dan penggalian ide untuk produk-produk berbasis teknologi optik dan fotonik yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Seminar oleh Dianna Cowern, Univ. of San Diego dengan tema “ Science Communication Illuminated” menjadi sangat berkesan yakni penjelasan tentang industri video berbasis teknologi optik sebagai media pembelajaran dan publikasi.  Selain itu, masih terdapat panel diskusi terkait energi, nanofotonik, defense & security, sensor, biofotonik, dll. Saya berpartisipasi dalam “Student Chapter Poster Exhibit” bersama dengan officer chapter lainnya yang saat ini mencapai 84 chapter di seluruh dunia. Dalam ajang ini setiap officer mempresentasikan program-progaram masing-masing chapter dan terdapat  diskusi terkait pengembangan optik dan fotonik di universitas atau lembaga penelitiannya. Secara umum peserta lain memberikan respon yang sangat positif terhadap ITS SPIE Student Chapter, khususnya terhadap Jurusan Teknik Fisika yang memberikan paket lengkap dalam pengembangan ilmu optik dan fotonik. Pada hari terakhir terdapat Job Fair dan pameran teknologi optik berbagai negara lebih dari 30 perusahaan. Perusahaan seperti Opti Works, Go Pro, Aerospace, dan Thorlabs sangat berminat terhadap lulusan Teknik Fisika karena dirasa memiliki basis ilmu pengetahuan yang luas dan mampu beradaptasi dengan bidang ilmu lainnya. Kiranya hal ini dapat menjadi catatan bagi mahasiswa Teknik Fisika yang akan lulus untuk mempersiapkan disri sebaik mungkin tidak hanya untuk pangsa kerja dalam negeri namun juga bertaraf internasional. Hingga kini saya tetap menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh peserta conference dan saling bertukar informasi terkait riset dan penelitian optk di berbagai bidang sekaligus sebagai ajang promosi IsPhoa 2014.

Dream, Believe, Make it Happen!!!

Siti Sulikhah

ALAMAT

Gedung E
Jurusan Teknik Fisika
Fakultas Teknologi Industri (FTI)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Surabaya 60111
Jawa Timur
Indonesia