Eksplorasi Ilmu Fotonika ke SPIE Optics + Photonics 2018

Sekali lagi mahasiswa Teknik Fisika berperan dalam internasionalisasi Departemen dan ITS. Ditemui oleh TF Media pada hari Selasa, 28 Agustus 2018, Fadhel Islamy Husada, calon wisudawan ke-118 ini tampak gembira. Ia membawa beberapa buku untuk diarsipkan ke Laboratorium Rekayasa Fotonika. “Iya, gratis dari SPIE untuk dipergunakan oleh student chapter.” Tandasnya. Bukan hanya buku yang ia bawa pulang, sejuta pengalaman dan ilmu telah siap untuk dibagikan ke rekan-rekannya.

Fadhel baru saja menghadiri acara konferensi internasional SPIE Optics and Photonics 2018, di San Diego, California, Amerika Serikat pada tanggal 18-23 Agustus 2018. Dalam acara ini, terdapat serangkaian acara diantaranya Student Leadership Workshop, student chapter exhibition, plenary session, pameran industri, hingga job fair, semuanya bertemakan ilmu optik dan fotonik. Event tahunan ini merupakan event terbesar tahunan yang diselenggarakan oleh Society of Photo-optical Instrumentation Engineers (SPIE) untuk mewadahi perkembangan ilmu optik dan fotonik diseluruh dunia. “Di plenary session ada banyak topik yang dibahas, diantaranya nanoscience, optical engineering, dan lain-lain.” Fadhel menambahkan.

Sudah menjadi agenda tahunan bahwa perwakilan organisasi yang berafiliasi di Laboratorium Rekayasa Fotonika ini hadir di berbagai konferensi di luar negeri. Setidaknya dalam setahun ada dua orang yang mewakili Indonesia ke berbagai negara. Para officer dari student chapter berkesempatan untuk mendapatkan travel grant sehingga semua akomodasi telah ditanggung oleh SPIE. “Teknisnya saya sebagai presiden mewakili ITS Student Chapter, namun karena kita adalah student chapter dibidang optik dan fotonik satu-satunya di Indonesia, secara tidak langsung saya mewakili Indonesia.” Ungkapnya.

Fadhel kemudian menceritakan kegiatan utamanya selama mengikuti konferensi tersebut. “Pada 18 Agustus, ada kegiatan student leadership workshop, yaitu seputar kepemimpinan dan manajerial untuk president atau officer. Hari kedua, masih dilanjutkan dengan workshop tentang karir di industri, how to write a good scientific paper, dan how to make a good presentation. Kemudian di hari ketiga di pameran poster, saya mempresentasikan kegiatan di student chapter yang saya pimpin.”

Banyak pengalaman berharga diperoleh Fadhel, terutama di student leadership workshop. Ia bertemu banyak orang baru sesame mahasiswa atau peneliti dengan jenjang pendidikan yang sudah lebih tinggi, entah master atau PhD. Ia belajar banyak tentang kepemimpinan, konsistensi, trik dalam studi, relasi, dan networking. “Tindak lanjutnya tentu saja membenahi student chapter untuk saat ini dan periode yang akan datang karena menurut saya ada potensi besar yang dapat dimanfaatkan. Akan sangat rugi bila para member tidak memperoleh manfaat secara maksimal. Untuk networking, saya mendapat kontak dari berbagai universitas untuk kesempatan studi lanjut atau beasiswa.”

Ditanya tentang rencana setelah wisuda, Fadhel mengungkapkan keinginannya untuk berkarir di industri terlebih dahulu, tentunya di bidang yang berhubungan dengan teknologi optik dan fotonik. Namun tidak menutup kemungkinan ia juga akan melanjutkan studi, walau untuk saat ini belum ada rencana khusus. Sebagai penutup ia mengajak mahasiswa Teknik Fisika penggemar bidang rekayasa fotonika untuk belajar bersama. “Banyak kesempatan menimba ilmu keluar negeri. Kalau ingin belajar lebih dalam serta mengikuti event terkait ilmu teknik fisika, khususnya optik dan fotonik, silahkan ikut bergabung dengan SPIE Student Chapter ITS. Banyak keuntungan yang dapat diperoleh bukan hanya travel grant, tetapi ada beasiswa, akses ke jurnal, dan sebagainya.” Pungkasnya.

Photonics Engineering Laboratory Assistant ǀǀ Postgraduate student at Department of Engineering Physics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia ǀǀ Fiber Optics Enthusiast ǀǀ best reached via email rima.adiati@gmail.com

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *